akhirnya tahun baru itu tiba yaa :)
dengan seuntai senyum dan mata yang hampir berkaca-kaca aku memandang ke luar jendela. banyak kembang api yang mewarnai langit kelam itu.
satu tahun lalu. tepat dimana aku kehilangan matahariku. cahaya hidupku.
dimana aku bersandar selama ini. derai air mata yang menggenangi pelopak mataku. dengan kamu. bayangan indah namun menyakitkan dalam setiap mimpi indahku namun akan menjadi jurang yang membuatku merana ketika aku dalam keadaan waras.
kamu. mungkin hanya kamu yang memiliki hati ini. bukan cinta. tapi perasaan indah yang menyakitkan.bukan sayang tapi kerinduan yang terkenang.
kamu. aku akan tersenyum dalam isak tangisku. di dalam gundahku teringat senyum bak bisau yang siap mengiris jantungku.
kamu. satu tahun terakhir aku tidak pernah berhenti untuk berharap. bukan untuk memilikimu lagi. tapi untuk bisa tenang dari bayangmu.
kamu. luka ku takkan hilang sebagaimana janjimu yang terlalu manis untuk menjadi kenangan yang menyakitkan. aku tidak berharap adanya perubahan yang melonjak di setiap napasku. aku juga tidak ingin memilikimu. rasanya sudah cukup untuk pergi jauh. meinggalkan semua kenangan kita. tentang kita berdua. cerita kita.
kamu. aku gila karenamu. aku rindu pelukan kasih sayangmu yg kini sirna. semoga tuhan selalu melindungimu untukku.
Sebelum menjadi kita, aku dan kamu adalah dua buah tanda tanya yang berusaha mencari jawaban dengan ke-mengertian, sampai pada akhirnya kita lelah, menyerah dan berhenti di sebuah titik, untuk saling berpegangan agar bisa meneruskan perjalanan.
Wednesday, January 4, 2012
Sunday, January 1, 2012
crash into you
Hanya ada satu orang yang paling dibenci Nadia di dunia ini, seorang anak laki-laki bernama Kafka. Cowok jail itu tidak bisa berhenti mengisenginya setiap hari, enam hari dalam seminggu, selama hampir dua tahun. Terakhir kali Nadia bertemu dengannya adalah sekitar dua puluh tahun yang lalu ketika mereka sama-sama masih mengenakan seragam putih-merah. Semenjak itu Nadia berjanji untuk tidak akan pernah lagi sudi bertatap muka dengannya.
Tetapi ketika suatu pagi, di usia dewasanya, Nadia terbangun dengan hanya mengenakan pakaian dalam di kamar hotel Kafka, dia harus mengevaluasi ulang pendapatnya tentang laki-laki satu ini. Kafka bukan saja kelihatan superhot, tetapi Nadia secuil pun tak pernah membayangkan bagaimana cowok iseng dan jail itu kini bisa menjadi dokter jantung ternama yang menangani ayahnya.
dear kak aliazaela. kerennn empat jempol buat kakak! kafka yang taunya adalah bule padahal dia anak setan. adiknya kafka yang super cantik. nadia pipis di celana. itu lagunya kreatif banget kak! happy ending yang sangat mengharukan karena kehadiran adam di sisi nadia dan kafka. cowok super hot yang sekaligus dokter. yaampun aku mau banget punya pacar seperti kafka. aku gak bisa bayangin seberapa gantengnya tokoh buatan kak alia. oh iya kak aku dapet buku ini dari admin @Gramedia lho. gratis! hehehehh. aku juga udah beli buku kakak yang judulnya miss pesimis di gramedia pim kemarin.nanti bakal aku posting setelah bukunya selesai aku baca. heeheh thats greats. congratulation for you sist! i hope i can meet you hihi. but it just dream. buat yang lain juga jangan lupa baca ya cras into you! gak baca nyesel. :p
Tetapi ketika suatu pagi, di usia dewasanya, Nadia terbangun dengan hanya mengenakan pakaian dalam di kamar hotel Kafka, dia harus mengevaluasi ulang pendapatnya tentang laki-laki satu ini. Kafka bukan saja kelihatan superhot, tetapi Nadia secuil pun tak pernah membayangkan bagaimana cowok iseng dan jail itu kini bisa menjadi dokter jantung ternama yang menangani ayahnya.
dear kak aliazaela. kerennn empat jempol buat kakak! kafka yang taunya adalah bule padahal dia anak setan. adiknya kafka yang super cantik. nadia pipis di celana. itu lagunya kreatif banget kak! happy ending yang sangat mengharukan karena kehadiran adam di sisi nadia dan kafka. cowok super hot yang sekaligus dokter. yaampun aku mau banget punya pacar seperti kafka. aku gak bisa bayangin seberapa gantengnya tokoh buatan kak alia. oh iya kak aku dapet buku ini dari admin @Gramedia lho. gratis! hehehehh. aku juga udah beli buku kakak yang judulnya miss pesimis di gramedia pim kemarin.nanti bakal aku posting setelah bukunya selesai aku baca. heeheh thats greats. congratulation for you sist! i hope i can meet you hihi. but it just dream. buat yang lain juga jangan lupa baca ya cras into you! gak baca nyesel. :p
cerpen: longdistance of friendship
Longdistance of friendship
Cap cip cup kembang kuncup!
“Tito jaga!” surak Aci.
“Ih Tito kan gamau jaga. Ica aja yang jaga.” Gerutu Tito.
“Lho kok Tito curang? Kan Tito yang kalah” tambah Ica.
“Pokoknya Tito gamau jaga.” Tito bersi keras.
“Tito jahat kalo gitu!” putus Ica.
“Kalian yang jahat. Tito kan gamau jaga. Kalo kalian jahat nanti aku bilangin Papaku lho. Nanti kalian engga aku undang ke pesta ulang tahun aku” ancam Tito.
“Eh jangan dong. Aku kan mau kepesta ulang tahun kamu. Kita baikan aja ya?” ajak Ica rau-ragu.
“Yaudah kalo gitu kita main lagi yaa!” seru Tito sambil bersalaman kelingking bersama Ica dan Aci.
Namanya juga anak kecil. Kami engga tau yang mana yang benar, yang mana yang salah. Yang kami ingat hanya. Main, jajan, dan besenang-senang. Meskipun kami sering berantem dan tidak jarang salah satu dari kami mengadu pada orang tua kami. Tiga detik kemudian kami baikan. Hanya karena sebuah permen.
Namaku Ica. Raisya Aurelia. Kini usiaku 21 tahun. Setelah itu kami terpisah dengan Tito yang ikut orang tuanya ke paris. Sementara aku dan Aci hanya berhubungan via telepon dengan Tito. Itu pun belum tentu enambulan sekali. Saat usia beranjak dewasa dan mulai mengenal situs internet kami berkomunikasi via E-mail.
Usai lulus sekolah menengah akhirku. Aku mendapat beasiswa ke perth university. Dan Aci meneruskan kuliahnya di Jakarta. Aku selalu mengingat sahabatku Tito dan Ica. Aku rindu mereka. Bahkan aku tidak punya sahabat sebaik Aci. Walapun aku hanya ingat Tito waktu kecil. Aku tetep kengen banget sama Tito. Dulu aku suka meper ice cream yang kami beli bersama di bajunya Tito. Aku tertawa. Lalu Tito menangis. Dasar anak kecil.
Aku udah engga sabar nih ketemu Tito sama Aci. Kira-kira mereka gimana ya??.
Tito mengirim E-mail bahwa ia sudah mendarat di Jakarta. Dan ia ingin bertemu dengan aku dan Aci. Aku pasti engga nolak dong mau ketemu sahabatku.
“Hai Ica, Aci. Aku kangen deh sama kalian!” kata Tito dengan suaranya yang sudah seperti orang dewasa. Kami langsung berpelukan. Aku juga kangen. Apalagi sama Tito. Aku enggak pernah nyangka lho kalo anak kecil, bau, ingusan, cengeng, kurus, jelek. Kaya Tito. Bisa jadi kayak supermodel gitu. Apalagi Tito udah kayak bule! Tito ganteng. Sejak saat itu aku mulai suka sama Tito.
Kami sering kongkow bareng. Pergi kemana-mana bareng. Aku seneng banget bisa ketemu Tito hampir setiap hari. Jantung aku mau copot rasanya kalo liat senyum Tito.
Suatu hari Aci bilang bila ia juga suka sama Tito. Tentu aku tidak akan mengatakan hal yang sama padanya. Aku limbung. Aku suka sama Tito. Aci suka sama Tito. Aku ingin rasanya memiliki Tito. Mendapat pelukan cinta dari Tito. Tapi aku gamau liat Aci sedih.
Saat aku baru saja sampai di rumah Tito untuk mengajaknya nonton bareng di bioskop. Aku melihat Aci dan Tito sedang asik menonton Tv di ruang tamu rumah Tito. Lalu tv itu tiba-tiba dimatikan oleh Aci.
“Lho, Aci kok kamu matiin Tvnya? Kan Tito lagi nonton?” katanya sambil mengambil alih remote tv.
“Aku mau ngomong sama Tito”
Aku yang tadinya mau masuk malah sembunyi di balik pintu yang setengah terbuka.
“Iya. Aci mau ngomong apa?” sahut Tito santai.
“Aci suka sama Tito” katanya sambil tertunduk. “Aci sayang sama Tito” lanjutnya. “Tito jangan pergi ya dari Aci”
Aku terceguk. Seperti ada sebongkah es yang menyumbat tenggorokanku.
“Iya.. Tito sayang kok sama Aci” aku melihat senyum Tito mengarah ke Aci dengan lembutnya. Bahkan aku belum pernah melihat Tito menetapku seperti Tito menatap Aci. Aku terkulai lemas di sandaran tembok samping.
Dengan langkah lemas aku pulang. Blingsatan gak karuan di kamar. Aku kalut terhadap situasi yang baru saja terjadi. Bahkan aku tidak percaya. Aku.. aku mulai merasakan sesak yang teramat di dalam dadaku.
“Titoooooooooooooooooooooooooooooo!” teriakku kemudian tersadar. Aku mimpi. Aku mengatur frekuensi napasku yang masih terengah engah, seperti lari ratusan kilometer dengan menggunakan sepetu hak tinggi. Itu sangat menyiksa. Aku tidak bisa berpikir lebih jernih.
Aci menelponku dan mengatakan kalau siang ini kita akan pergi bersama Tito. Aku rasa aku harus menghapus air mataku. Mengumpulkan keberanian untuk tersenyum di hadapan Tito. Aku tau aku menempatkan perasaanku pada cinta yang salah. Cinta ini seperti boomerang untukku. Dan dan seharusnya aku mengubur semua perasaanku hingga aku bisa melupakan Tito.
Saturday, December 31, 2011
01.13 otp again.
happy new year!!!!!!
ehheheh gue emang selalu aneh kalo nulis di blog ini. ._.v
oh iya pas gue pulang semalem gue langsung melanjutkan tulisan gue yang belom selesai. tahun baru kerjaan baru. proyek baru, jadwal baru, semangat baru, pacar baru? oh kayaknya enggak dulu deh haahhahahah. *fokus UN* anak bejat kayak gue gimana mau fokus UN lah wong mengkhayal mulu *curhat colongan*
oke-oke balik lagi ke yang mau gue ceritain disini.
begini ceritanya. pada suatu hari... jeng.. jeng.. jenng..
ah kelamaan lo vie -_-
jadi gue otp an sama farah. apa kalian gatau otp? aduh ndeso! berhubung gue*ehem orang gahoel. gue kasi tau nih. otp itu... hhaahhaha iya-iya percaya deh kalian udah pada tau. (padahal gue bener2 gatau apa itu otp)
singkatnya di telepon gue teriak2 FARAH! HAPPY NEW YEAR YAAAAA!
than. cerita punya cerita. si nenek ngoceh.
'eh vie..'
'hemm'
'kalo aku jadi ibu kost. kamu sama bimo jadi anak kost'
'lah emang kemarin begitu kan?'
'iyaa dengerin aku dulu.. pepi jadi anak gorila.'
'sadis'
'tapi peliharaan akuuuu'
'iya-iya. aneh ibu kost suka melihara gorila' -_-
'terus belia jadi bu RT, maul jadi ibu tetangga. acit jadi bu RW, zoupi jadi bapak2 arisan," dia sebenernya mau bikin cerita sang tetangga dan anak kost atau fabel si -_-
'lengkap sudah yuk kita bikin teater amatiran?' sahut gue.
'iya nanti aku videoin. tapi di rubah deh pepi jadi penjagaa zoo?' farah ternyata contoh anak labil -__________-
'iya-iya terserah aja. yg punya skenario kan kamu far'
'jadi ibu kostan gapunya duit. sekarang bayar cepet kostannya!' ancam farah dengan suara mengelegar.
'saya...'
'jangan bilang gak punya duit' sergahnya cepat. memotong seluruh kata-kata gue yang belom sempet kepikiran buat ngerangkainya.
'duit gue aja abis buat beli buku tadi siang. ntar gue bobok celenan dulu.'
jadi intinya si farah ini penulis amatiran yang sebenernya punya cita2 banyak salah satunya mau jadi pembisnis. penjual kue, koki, penulis fiksi capur diksi, dan mau ngajak gue jalan2 keliling dunia dalam mimpi. yaa kadang gue suka bawelannya dia itu. dan terpaksa harus ngakuin aib gue ini. gue bawel ketularan nenekkkk. gara2 sering otp an hahaha i miss you nenek!
ehheheh gue emang selalu aneh kalo nulis di blog ini. ._.v
oh iya pas gue pulang semalem gue langsung melanjutkan tulisan gue yang belom selesai. tahun baru kerjaan baru. proyek baru, jadwal baru, semangat baru, pacar baru? oh kayaknya enggak dulu deh haahhahahah. *fokus UN* anak bejat kayak gue gimana mau fokus UN lah wong mengkhayal mulu *curhat colongan*
oke-oke balik lagi ke yang mau gue ceritain disini.
begini ceritanya. pada suatu hari... jeng.. jeng.. jenng..
ah kelamaan lo vie -_-
jadi gue otp an sama farah. apa kalian gatau otp? aduh ndeso! berhubung gue*ehem orang gahoel. gue kasi tau nih. otp itu... hhaahhaha iya-iya percaya deh kalian udah pada tau. (padahal gue bener2 gatau apa itu otp)
singkatnya di telepon gue teriak2 FARAH! HAPPY NEW YEAR YAAAAA!
than. cerita punya cerita. si nenek ngoceh.
'eh vie..'
'hemm'
'kalo aku jadi ibu kost. kamu sama bimo jadi anak kost'
'lah emang kemarin begitu kan?'
'iyaa dengerin aku dulu.. pepi jadi anak gorila.'
'sadis'
'tapi peliharaan akuuuu'
'iya-iya. aneh ibu kost suka melihara gorila' -_-
'terus belia jadi bu RT, maul jadi ibu tetangga. acit jadi bu RW, zoupi jadi bapak2 arisan," dia sebenernya mau bikin cerita sang tetangga dan anak kost atau fabel si -_-
'lengkap sudah yuk kita bikin teater amatiran?' sahut gue.
'iya nanti aku videoin. tapi di rubah deh pepi jadi penjagaa zoo?' farah ternyata contoh anak labil -__________-
'iya-iya terserah aja. yg punya skenario kan kamu far'
'jadi ibu kostan gapunya duit. sekarang bayar cepet kostannya!' ancam farah dengan suara mengelegar.
'saya...'
'jangan bilang gak punya duit' sergahnya cepat. memotong seluruh kata-kata gue yang belom sempet kepikiran buat ngerangkainya.
'duit gue aja abis buat beli buku tadi siang. ntar gue bobok celenan dulu.'
jadi intinya si farah ini penulis amatiran yang sebenernya punya cita2 banyak salah satunya mau jadi pembisnis. penjual kue, koki, penulis fiksi capur diksi, dan mau ngajak gue jalan2 keliling dunia dalam mimpi. yaa kadang gue suka bawelannya dia itu. dan terpaksa harus ngakuin aib gue ini. gue bawel ketularan nenekkkk. gara2 sering otp an hahaha i miss you nenek!
Monday, December 12, 2011
sinopsis photograflove
Synopsis
“Klik”
“Klik”
Day mulai celingukan. Hawa takut serta merinding membalut lehernya. Setelah memastikan tidak ada siapapun di sekelilingnya.
“Awww. Ini siapa si!?” geraman mengerikan itu terdengar dari balik semak setelah melempar 3 buah kerikil. Expresinya ngeri. Keringat jagung mulai bermunculan di dahi. Dan ia temukan bukan berupa jin ataupun genderuwo. Melainkan seseorang yang terlalu ganteng untuk dikategorikan sebagai penjahat. Tapi ia melihat belt gip camera yang di pakainya.
“Lo candid gue?” desisnya curiga.
“You beautiful girl, Sayang kalau terlewatkan”
Kata-katanya membuat Day terluluh. Mungkin ia adalah utusan dari langit yang dikirimkan tuhan untuknya. Setidaknya ia bisa melupakan Jimmy sesaat. Sampai ia benar-benar normal lagi. Lelaki ini membuatnya nyaman berada di sampingnya. Bahkan ia lupa dengan masalahnya yang kabur dari rumah untuk pergi hunting di Bromo bersama teman-teman club foto di sekolahnya.
Suatu hari ia menemani Fia sepupunya untuk kencang dengan gebetannya. Dunia terasa ambruk ketika melihat Arbi adalah orang yang di cintai Fia. Lalu bagaimana dengan Day yang juga secara diam diam mencintai orang yang memeluknya di mobil?
Sunday, November 20, 2011
happy anniversarry firts year with my banney.
happy anniversarry first year wiht my banney.
ini satu kata yang gue nantiin selama satu tahun. ya... hari ini tepat gue satu tahun sama dia. pstingan2 gue beberapa waktu yang lalu juga sering menceritakan orang yang selama ini ada di hati gue. tahun lalu gue inget banget pas hari selasa tangalnya gue lupa. dia sms gue
hai
iya hai kak (gue manggil dia kaka karena umurnya setahun lebih tua dari gue)
lagi apa?
belajar
ganggu gak?
enggak kok
lalu gue sama dia ngobrol2 banyak dan pada akhirnya dia nanya.
kamu udah punya pcar blm?
blm. (gue jawab jujur lah)
kalo tipe cowok kamu kayak gimana?
make a glasses
hmmm.. would you like me?
(gue mikir dulu.. tapi.. iya emang gue suka sama kak yasser)
yeah..
(beberapa menit gue nunggu balesan sms dari dia. dan itu lama banget rasanya. gue takut kalo yang gue jawab barusan itu salah besar dan membuat dia ada perasaan ilfeel. karena secara gak lansung gue bilang iya gue suka sama dia) gue taro hp gue di atas meja belajar. gue terusin ngerjain soal fisika. tapi... gue gak konsen. -_-
dan...
would you be my girl friend?
ini satu kata yang gue nantiin selama satu tahun. ya... hari ini tepat gue satu tahun sama dia. pstingan2 gue beberapa waktu yang lalu juga sering menceritakan orang yang selama ini ada di hati gue. tahun lalu gue inget banget pas hari selasa tangalnya gue lupa. dia sms gue
hai
iya hai kak (gue manggil dia kaka karena umurnya setahun lebih tua dari gue)
lagi apa?
belajar
ganggu gak?
enggak kok
lalu gue sama dia ngobrol2 banyak dan pada akhirnya dia nanya.
kamu udah punya pcar blm?
blm. (gue jawab jujur lah)
kalo tipe cowok kamu kayak gimana?
make a glasses
hmmm.. would you like me?
(gue mikir dulu.. tapi.. iya emang gue suka sama kak yasser)
yeah..
(beberapa menit gue nunggu balesan sms dari dia. dan itu lama banget rasanya. gue takut kalo yang gue jawab barusan itu salah besar dan membuat dia ada perasaan ilfeel. karena secara gak lansung gue bilang iya gue suka sama dia) gue taro hp gue di atas meja belajar. gue terusin ngerjain soal fisika. tapi... gue gak konsen. -_-
dan...
would you be my girl friend?
Wednesday, November 16, 2011
lelaki pengecut
sorry gue share ttg ini di sini. dari judul postingannya aja udah nyeremin apa lagi pas baca pasti penuh emosian banget. beberapa postinan gue sebelumnya gue menceritakan tentang temen baru gue yang namanya @fahmyhamidy panggilannya fahmi. dulu. (iya dulu sekarang engga) gue sama dia ssohib (yaa.. bisa di bilang begitu karena ada somethings yang membuat kita dekat. entah itu apa?. suatu hari dia titip pesen sama gue. katanya aku gamau pacaran dulu sampai lulus nanti. dan amanat itu gue iyakan. sampe lulus nanti. gue pun begitu. mungkin dalam beberapa waktu dekat ini gue ngejauhin kata pacaran dalam kamus kehidupan gue. setelah itu. kira22 selang 2 bulan dia ngomong begitu. taunya dia punya pacar.bukan masalah punya pacarnya. terserah dia maau punya pacar seratus juga gue bodo amat. yang gue pikirin. kok ya segampang itu buat mengingari janji yang dia udah titipin ke gue? jujur gue kecewa sama cowok macem begini! mungkin buat dia biasa. tpi buat gue? ini sesuatu yang haruus di jauhi. sebab omongan adalah doa, dan kalo dia mau seperti itu gak usah pula bikin janji pake gak mau pacaran. kalo gue si gak mau pacarannya karena... emang mau UN tapi kalo tuhan menurunkan malaikat buat ngejagain hati gue yang emang udah lama pupus (ciye ile) ya.. mungkin gue bakal menerimanya dengan lapang dada. yang jelas gue gak mau memploklamirkan apapun soal janji yang gak bisa gue tepatin, dan yang paling gue kecwa dari fahmi. dia itu kan cowok. kalo cowok macem dia yang jebolan pesantren aja udah begitu gimana yang lain? makanya kalo ngomong tu jangan sembarangan mas, yang rugi diri sendiri. dan gue cukup menyikapi masalah ini. gue cukup tau. dan gue sepertinya akan menjauh dengan manusia model fahmy. ya... gue harap dia bisa berubah. kayaknya si masih ababil banget. pengecut banget kalo dia kayak gini.
maaf kalo gue eman sengaja menjauh tapi.. biar lo nyadar aja yaa. sukur2 lo sadar. kalo engga? ini bakalan ngerugiin nasip masa depan lo. sekali lagi sorry kalo gue emang sengaja menjauh dari lo!
maaf kalo gue eman sengaja menjauh tapi.. biar lo nyadar aja yaa. sukur2 lo sadar. kalo engga? ini bakalan ngerugiin nasip masa depan lo. sekali lagi sorry kalo gue emang sengaja menjauh dari lo!
Subscribe to:
Posts (Atom)

